Hey, apa kabar?
Saya disini, diam, dan tetap diam.
Menunggu, tapi tidak tahu menunggu apa.
Ingin bicara, tapi tidak tahu bagaimana memulainya.
Banyak kata yang ingin sekali saya sampaikan.
3 tahun berlalu, masih tetap sama.
Saya pikir sesuatu itu hanya sementara, saya juga tidak tahu
kenapa sampai detik ini pun masih ada.
Tidak bisa berbuat apa-apa.
Tidak bisa memastikan suatu hal.
Tidak bisa menjadi apa yang kamu harapkan.
Yang saya bisa, hanya berdoa dan berharap kamu selalu dalam
lindunganNya dimanapun kamu berada.
Berharap agar kamu bahagia dengan apa yang kamu jalani
Berharap agar kamu bisa sukses dan membanggakan keluarga.
Hanya itu.
Saya tahu diri, saya memang tidak bisa untuk anda.
Saat ini pun saya bingung, saya harus apa?
Saya ingin menjelaskan semuanya, tapi bagaimana caranya?
Jarak dan waktu.
Kalau saya tidak ditakdirkan untuk pergi jauh ke daerah itu,
saya tidak akan segelisah ini.
Kalau saya ditakdirkan menghabiskan waktu denganmu, saya pun
tidak akan segelisah ini.
Problematika yang ruwet.
Hey, izinkan saya untuk menuangkan unek-unek selama ini.
Saya ingin tenang menjalani hari-hari disana.
Saya ingin melegakkan hati yang sudah “pengap”
Bagaimana caranya?
Tidak perlu susah payah menyuruh saya untuk pergi.
Tidak perlu susah payah menyuruh saya untuk pergi.
Saya pasti pergi dari kehidupan anda, berhenti mengganggu anda.
Tapi tolong, beri kesempatan untuk menjelaskan semuanya.

